Kamis, 31 Oktober 2019

Mengenal Tanaman Padi

mengenal tanaman padi

Mengenal Tanaman Padi

Tanaman padi pada dasarnya terdiri dari banyak sekali bagian – bagian yang harus kita kenali untuk bekal dalam mananam padi. Namun ada baiknya jika kita mengenali tanaman padi secara bertahap. Kali ini kita akan belajar mengenal tanaman padi di bagian – bagian pokok terdahulu. Bagian bagian pokok ini terdiri dari 4 bagian yang di antaranya adalah, yang paling dasar atau paling bawah dan tak terlihat yaitu akar, dan bagian selanjutnya adalah batang, setelah batang berikutnya adalah daun dan yang terakhir malai.

Disini kita akan sedikit mengulas dari pengertian dari bagian – bagian tanaman padi tersebut agar kita kembali mengingat dan bagi yang belum mengetahui maka bisa menjadi pengetahuan baru.

Akar
Akar adalah bagian dari tanaman yang  memiliki fungsi menyerap air dan zat zat atau nutrisi dari dalam tanaman kemudian di salurkan kebagian atas tanaman

Batang
Batang adalah sumbu tumbuhan, tempat semua organ lain bertumpu dan tumbuh. Dalam tanaman padi maka batang sebagai tempat bertumpunya akar , daun, dan malai

Daun
Daun adalah salah satu organ tumbuhan yang tumbuh biasanya berwarna hijau (mengandung klorofil ) dan terutama memiliki fungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari untuk fotosintesi

Malai
Malai adalah sekumpulan bunga padi yang keluar dari buku paling atas. Bulir bulir padi yang terletak pada cabang pertama dan cabang kedua. Sedangkan sumbu utama malai adalah ruas  buku yang terakhir pada batang. Panjang malai tergantung dari jenis varietas tanaman padi yang ditanam dan bagaimana cara menanamnya

selanjutnya silahkan melihat dan membaca TINGKAT TINGKAT PERTUMBUHAN TANAMAN PADI

Selasa, 22 Oktober 2019

Siklus Hidup Tanaman Padi ( cara menanam padi )

siklus hiduo tanaman padi

Siklus hidup tanaman padi itu apa?

Untuk mengetahui siklus hidup tanaman padi mungkin ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu  apa yang di maksud Siklus, Hidup, dan padi. Dan menurut  kamus besar bahasa Indonesia, makna atau artinya sebagai berikut:

Siklus adalah putaran waktu yang di dalamnya terdapat rangkaian kejadian yang berulang – ulang  secara tetap dan teratur.

Hidup adalah masih terus ada, bergerak dan bekerja sebagaimana mestinya ( tentang manusia, binatang, tumbuhan dan sebagainya )

Padi adalah tumbuhan yang menghasilkan beras.

Itulah makna atau arti dari kata siklus, hidup, dan padi menurut kamus besar bahasa Indonesia. Dan setelah kita mengetahui maksud dari ketiga kata tersebut barulah kita dapat menyimpulkan siklus hidup tanaman padi itu apa.

Siklus hidup tanaman padi adalah

Siklus hidup tanaman padi dapat kita simpulkan dari makna kata siklus, hidup, dan padi yang telah di uraikan diatas. Setelah mengetahui makna makna tersebut maka dapat kita simpulkan siklus hidup tanaman padi adalah putaran waktu yang terjadi pada tanaman padi yang di dalamnya terdapat serangkaian kejadian ( tumbuh dari benih hingga siap panen ) yang berulang – ulang secara tetap dan teratur. Dalam pertumbahan tanaman padi terbagi dalam beberapa tingkatan dan beberapa fase yang akan kami jabarkan di posting selanjutnya yaitu MENGENAL TANAMAN PADI

Rabu, 18 September 2019

BERCOCOK TANAM PADI


BERCOCOK TANAM PADI

panduan bercocok tanam padi

Bercocok tanam padi adalah pekerjaan yang pada umumnya di kerjakan oleh para petani, khususnya di sebagian negara yang memakai beras sebagai makanan pokok. Tidak ubahnya juga Indonesia sebagian besar bahkan hampir semua rakyatnya menggunakan beras sebagai makanan pokok, walaupun sekarang pemerintah telah gencar menyuarakan bahka selain padi masih ada makanan yang dapat di jadikan sebagai makanan pokok, toh rakyat masih memilih beras bila di bandingkan dengan yang lainnya. Dengan hal ini tak urung menjadikan pemerintah kualahan menyediakan beras dan bahkan tidak menutup kemungkinan pemerintah melakukan impor beras dari luar negeri hanya untuk memenuhi kebutuhan akan bahan makanan ini. Impor dilakukan karena adanya kekurangan pasokan akan ketersedian gabah atau beras petani, salah satu dari k ita pasti ada yang bertanya tanya, kenapa bisa sampai ada impor beras..? apakah negara kita kurang luas..?
Sebenar jika dilihat dari luasan wilayah Negara ini akan sangat cukup untuk memenuhi akan kebutuhan padi atau beras. Namun yang menjadi tantangan serta masalahnya adalah tidak sedikit petani yang belum bisa secara benar dalam bercocok tanam padi. Ditambah lagi minat generasi di jaman sekarang di kalangan milenial memandang menjadi petani khususnya petani padi menjadi suatu pekerjaan yang kurang menjanjikan. Dan pastinya kita sering kita mendengar kejadian kejadian seperti gagal panen ataupun harga yang tidak bersahabat dengat petani. Dalam hal ini menurut kami ada 2 hal yang mendasar yang menjadi penyebab ini, walaupun masih ada hal hal yang lainnya

1.     1.  Kurangnya pemahaman petani akan tanaman padi
Pemahaman yang kurang  terhadap tanaman padi akan menyebabkan petani tidak dapat bercocok tanam padi dengan semestinya. Maka dari itu akan lebih baik jika petani mengetahui lebih mengenal jenis tanaman yang akan di tanam. Pada tanaman padi petani harus mengetahui
·         Siklus hidup tanaman padi
·         Bagaimana memilih bibik padi yang baik
·         Peranan pupuk
·         Anakan
·         Komposisi hasil dari tanaman padi
·         Tipe tanaman dari varietas padi yang berpotensi hasil yang tinggi
·         Pengendalian hama, penyakit dan gulma
·         Dan masih banyak hal yang lainnya

2.   2 Adanya sistem yang kurang mendukung yang menjadikan bertani dianggap remeh oleh sebagian besar kalangan
Di sini kita dapat melihat dan membandingkan sebagai petani yang memelihara, merawat, membesarkan hingga panen ( memproduksi ) namun sering kali kita tidak dapat menentukan sendiri nilai jual dari barang yang kita hasilkan ( hasil pertanian ) inilah yang menjadi persoalan. Tidak seperti bidang pekerjaan yang lainnya yang setika seorang pengusahan atau produsen memproduksi suatu barang mereka memiliki kebebasan menentukan brapa nilai jual dari produk yang mereka hasilkan.
Namun dalam website ini kami tidak akan akan membahas pada poin yang kedua  (2). Kami akan lebih konsentrasi pada bagian poin pertama (1) dimana kami akan mengajak para petani belajar bersama (kami tidak ingin menggurui ) untuk lebih mengenal tanaman padi agar nantinya para petani dapat bercocok tanam padi dengan lebih baik lagi dan tentunya mendapatkan hasil panen yang lebih baik maksimal.
bercocok tanam padi


BERCOCOK TANAM PADI MENJADI PEKERJAAN MASA DEPAN YANG MENJANJIKAN

Mungkin saat ini bertani dipandang sebelah mata olah banyak kalangan, namun percayalah akan segera datang masa dimana petani akan sangat di harapkan dan dibutuhkan dimasa depan dimana akan datang waktu semua orang sadar akan pentingnya petani. Karena menurut kami tidak akan ada kehidupan yang layak dalam segi gizi jika tidak ada petani. Banyakkan apa yang terjadi tidak dalam suatu negara atau dalam suatu kehidupan tidak ada petani. Petani adalah pekerjaan yang sangat mulia, yang perlu kita siapkan akan menjadi petani yang lebih cerdas agar dapat menghadapi setiap tantangan yang terjadi dalam dunia pertanian. Dan dalam kesempatan berikutnya kami akan membagikan isi dari buku BERCOCOK TANAM PADI dan mari kita kaji bersama untuk pertanian padi lebih baik di masa depan

Kamis, 21 Februari 2019

CARA MENGGEMBURKAN TANAH SAWAH DAN MANFAATNYA UNTUK TANAMAN PADI

cara menanam padi,cara menggemburkan lahan sawah

CARA MENGGEMBURKAN TANAH SAWAH UNTUK TANAMAN PADI

Penanaman padi sawah disebagian wilayah dilakukan pada awal musim penghujan atau di akhir musim kering atau musim kemarau, dan dimusim ini tanah di lahan sawah rata rata kering dan keras. Maka sebelum ditanami padi pada lahan sawah ini perlu di olah dan dirotasi serta di gemburkan. Untuk mengemburkan tanah sawah sebenarnya ada banyak cara namun yang paling banyak dan lazim di gunakan adalah dengan membajak sawah. Dalam membajak sawah ini pun sekarang terbagi menjadi dua yaitu dengan bantuan mesin traktor dan menggunakan alat tradisional yang digerakkan oleh hewan ternak seperti sapi dan kerbau. Lalu, bagaimana cara menggemburkan tanah sawah dan apa manfaatnya untuk tanaman padi..?? berikut ini adalah cara menggemburkan tanah sawah serta manfaatnya untuk tanaman padi sawah

cara menanam padi, cara menggemburkan sawah

CARA MENGGEMBURKAN TANAH SAWAH DENGAN CEPAT UNTUK TANAMAN PADI

1.         Yang pertama, Lakukan pembalikan tanah menggunakan bajak atau traktor. Tanah bagian atas atau disebut Top Soil yang kaya akan komponen bahan organik di balik ke bawah, dan tanah bagian bawah atau yang di sebut Sub Solum dibalik keatas. Proses ini di maksudkan akan terjadi rotasi pada lahan tanah sawah dimana tanah lapisan atas yang kaya akan unsur unsur organik beralih ke lapisan tanah bagian bawah.

2.         Yang kedua, Bagian bagian yang tidak dapat terjangkau oleh alat bajak maka rotasi tanah atau pembalikan lahan tanah sawah dapat di lakukan dengan cangkung agar semua sudut lahan tanah  dapat terotasi dengan baik

3.         Yang ketiga, Setelah proses pembajakan maka dapat dilihat bongkahan bongkahan tanah maka selanjutnya bongkahan tanah ini di hancurkan dan diratakan dengan garu sehingga tanah sawah menjadi gembur

4.         Yang keempat atau terakhir, Setalah selesai maka biarkan tanah yang sudah menjadi lumpur yang gembur ini di biarkan 3-7 hari hingga mengendap dan akhirnya baru di tanami padi

Sebagai Catatan jika anda mempunyai pupuk kandang, kompos atau pupuk organik dan semacamnya dapat anda taburkan atau campurkan saat melakukan rotasi tanah atau pembajakan di taham pertama dan pastinya ini akan berdampak sangat baik bagi tanaman padi anda. Karena dengan di campurkan saat rotasi tanah yang pertama maka unsur unsur pupuk telah tercampur merata di setiap permukaan tanah

MANFAAT MENGGEMBURKAN TANAH SAWAH ATAU MEMBAJAK UNTUK TANAMAN PADI

Manfaat membajak lahan sawah  sebelum menanam padi sangatlah banyak, dan yang perlu anda ketahui semua petani padi pasti selalu melakukan pembajakan tanah sawahnya. Membajak sawah merupakan salah satu tahap atau proses penting bila ingin bercocok tanam padi. Dengan membajak lahan persawahan pastinya tanah menjadi gembur dan akhirnya akan mudah untuk ditanami namun sebenarnya bukan hanya mempermudah dalam menanam padi atau bercocok tanam padi, namun petani padi atau petani yang bercocok tanam padi nantinya kan mendapatkan hasil yang maksimal
Berbicara tentang hasil yang maksimal ini memang tidak dapat meninggalkan dari proses menggemburkan tanah sawah atau proses pembajakan sawah, karena proses ini memang mempunyai banyak sekali manfaatnya untuk tanaman padi. Manfaat manfaat dari membajak sawah sebelum di tanami padi adalah sebagai berikut

1.         Menggemburkan  Tanah Sawah / Lahan Sawah
Seperti yang kami samapaikan sebelumnya Dengan membajak sawah sudah pasti akan menggemburkan tanah sawah atau lahan sawah, karena proses ini adalah proses rotasi atau pemutaran dimana tanah lapisan atas di balik kebawah dan tanah lapisan atas di balik keatas secara merata dan dengan demikian tanah menjadi lebih mudah untuk di gunakan bercocok tanam padi

2.         Membersihkan Gulma
Manfaat yang kedua adalah dengan membajak tanah  sawah sebelum di tanami padi, rumput rumput liar serta gulma yang berda dalam lahan tanah persawahan akan bersih ikut terotasi dalam proses pembajakan. Dan perlu diketahui bercocok tanam padi tanpa melakukan pembajakan ini akan terkendala dengan banyaknya rumput liar serta hasil yang didapat tidak akan maksimal

3.         Dapat Menambah Unsur Organik Pada Tanah Lapisan Bawah
Dengan membajak sawah akan menambah unsur organik pada tanah lapisan bawah, karena dengan membajak tanah lapisan atas yang kaya akan usur organik akan terotasi ke tanah lapisan bawah selain itu gulma rumput liar dll tadi juga akan membusuk setelah proses pembajakan, dengan membusuknya gulma, rumput liar dll ini akan menjadi pupuk alami bagi lahan pertanian sawah

4.         Menghambat Pertumbuhan Penyakit Dan Hama
Manfaat membajak lahan pertanian padi adalah hama dan penyakit yang ada di lahan persawahan akan terhambat pertumbahannya. Dengan demikian pertumbuhan tanaman padi akan tumbuh dan berkembang dengan maksimal

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua dan dapat di sebar luaskan kepada rekan rekan petani yang bercocok tanam padi bagaimana Cara Menggemburkan Tanah Sawah dan Manfaatnya Untuk tanaman Padi sawah

Rabu, 20 Februari 2019

CARA BELAJAR MENANAM PADI, CARA MEMUPUK PADI SAWAH YANG BAIK DAN BENAR

CARA MEMUPUK PADI SAWAH YANG BAIK DAN BENAR


BERCOCOK TANAM PADI ATAU MENANAM PADI


Bercocok tanam padi merupakan pekerjaan sebagian besar penduduk Bangsa Indonesia, namun sangat disayangkan sistem pertanian yang di praktekkan atau yang digunakan di kebanyakan daerah masih bersifat petani naluri ( cara lama ) dimana para para petani belum mengenal  sistem pertanian modern dan masing menggunakan cara usang ( lama ). Bagi para petani padi, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah istilah dalam bahasa jawa seperti nyebar, bedol wineh, mluku, nggaru, tandur, ngabuk dan isitilah istilah lainnya yang berkaitan dengan bercocok tanam padi sawah, namun apabila dar anda ada yang masih asing dengan istilah istilah tersebut makan akan berikan penjalan singkatmya.

Ø  NYEBAR
Nyebar adalah istilah yang digunakan saat petani menabur biji padi pada lahan yang sebelumnya sudah disiapkan yang nantinya akan digunakan sebagai bibit padi

Ø  BEDOL WINIH
Bedol winih istilah ini mempunyai arti memcabut bibit padi yang sudah siap tanam yang nantinya akan di tanam pada lahan sawah yang telah disiapkan. Bibit ideal sebenarnaya adalah bibit yang berusian 10-15 hari setelah pecah biji.

Ø  MLUKU
Mluku adalah istilah pengolahan tanah tahap pertama atau lebih dikenal dengan membajak. Jaman dulu membajak sawah lebih banyak menggungakan bantuan hewan ternak sapi atau kerbau namun sekarang telah digantikan dengan mesin mesin traktor.

Ø  NGGARU
Nggaru ini adalah proses tahap kedua atau tahap terakhir dalam membajak sawah. Tahap ini adalah lebih menghaluskan dan meratakan lahan yang sebelumnya telah dibajak di tahap pertama

Ø  TANDUR
Tandur istilah ini seharunya tidak asing bagi para petani yang bercocok tanam padi sawah. Proses ini adalah proses penanaman padi pada lahan sawah yang telah disediakan dan diolah sebelumnya. Sebagai cacatan dalam menancapkan batang padi akan lebih baik jika tidak terlalu dalam usahakan maksimal sekitar 2 cm saja.

Ø  NGABUK
Ngabuk adalah istilah  memupupuk padi orang di jawa lebih sering menggunakan istilah ngabuk.

Itulah penjelasan singkat dari kami mengenai istilah istilah tersebut, namun kami tidak akan mengupas semuanya. Pada kesempatan ini kami akan membahas kapan waktu terbaik memupuk padi sawah



JADWAL PEMUPUKAN PADI SAWAH YANG TEPAT DAN BENAR


Jadwal pemupukan padi sawah yang tepat dan benar, bagaimana cara memupuk tanaman padi yang benar serta seberapa takaran pupuk yang dibutuhkan tanaman padi, pastinya rata rata setiap petani sudah banyak yang mengetahuinya. Namun dari pengalaman kami ternyata masih banyak pula petani padi sawah yang belum mengetahui kapan Waktu Pemupukan Padi Sawah Yang Tepat dan Benar. Perlu kita ketahui bersama jika kita salah menentukan waku pemupukan padi sawah yang tepat dan benar maka tentu saja hasil yang kita dapat dari menanam padi di sawah akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Dengan katalain bagi para petani padi sawah, mengetahui waktu pemupukan padi sawah yang tepat menjadi hal peting untuk di ketahui dan dipahami oleh para petani yang menanam padi sawah. Berikut ini adalah kiat kiat dari kami kapan waktu yang tepat untuk melakukan padi sawah

1.       SAAT MEMBAJAK LAHAN SAWAH
Ini dilakukan jika anda dirumah memiliki pupuk kandang. Dengan melakukan saat dilakukan pembajakan lahan maka pupuk kandang tadi telah tercampur rata disemua lahan bersamaan dengan membajak lahan sawah. Ini sangat baik dilakukan agar saat padi ditanamkan, akar padi tidak perlu berjuang keras mencari nutrisi pupuk karena telah tersedia.

2.       SATU MINGGU SETELAH TANAM ATAU TANDUR
Saat saat ini adalah saat paling penting karena dimana padi akan mulai tumbuh dan memper banyak anakan, dengan semakin banyak anakankan atau rumpun padi pastinya akan banyak pula bulir padi yang di hasilkan. Maka jadwal pemupukan ini tidak boleh terlambat karena bila terlambat makan akan mempengaruhi proses tumbuh dan anakan /rumpun padi selain itu sebenarnya masih ada yang mempengaruhi jumlah anakan yaitu umur bibit saat di tanam dan kedalaman tanam. Takaran pupuk yang digukan per satu hektarnya 500kg petroganik, 270 kg Phonska serta 130 kg pupuk urea dan titambahkan ZA 90 kg

3.       EMPAT SAMPAI LIMA MINGGU SETELAH PEMUPUKAN TERAKHIR
Jadwal pemupukan padi sawah yang terakhir adalah empat sampai lima minggu setelah pemupukan padi sawah yang sebelumnya. Kenapa di waktu ini..? karena di waktu ini adalah waktu dimana tanaman padi sawah akan  tumbuh untuk menghasilkan bulir padi. Jadi dengan waktu pemupukan padi sawah ini di harapkan bulir padi akan  tumbuh dengan maksimal dan bulir dapat terisi dengan penuh. Karena bila bulir padi tidak dapat terisi dengan penuh kan padi yang di hasilkan akan kosong atau kami biasa menyebutnya dengan gabok. Takaran pupuk yang digukan tahap ini adalah per satu hektarnya 150 kg Phonska serta 50 kg pupuk urea.

CATATAN PENTING WAKTU PEMUPUKAN PADI SAWAH YANG TEPAT


Sebagai cacatan tambahan waktu terbaik saat  untuk memupuk padi adalah sekitar pukul 08.00-10.00 pagi atau ketika embuk pada daun padi telah hilang. Karena bila masih terdapat embun pada daun maka pupun akan menempel di daun dan daun akan kering. Apabila waktu pagi anda tidak sempat maka saat sore yang terbaik adalah sekitar jam 16.00-17.00. namun perlu diperhatikan juga cuaca jika cuaca kan hujan jangan terburu buru menabur pupuk agar tidak terbuang sia sia. Tunggu sampai cuaca stabil atau minimal dalam stengah hari tidak kedepan setelah pemupukan tidak akan terjadi hujan.

Demikian lah informasi pertanian terbaru secara singkat kami sampaikan dan semoga bermanfaat dan hasil panen kita dapat menjadi lebih meningkat lagi. dan untuk melihat artikel lebih banyak lagi mengenai cara menanam padi silahkan klik di CARA MENANAM PADI

Salam Petani

Senin, 18 Februari 2019

Belajar menanam

Belajar menanam tanaman
Ingin belajar menanam agar lingkungan hijau
Untuk pelestarian lingkungan
Ketahanan pangan
Agar sukses
Jos lah pokoke..
Daripada ngangur
Kan along tani

Senin, 08 Oktober 2018

LANGKAH SINGKAT CARA MENANAM CABE DENGAN MUDAH DAN CEPAT BERBUAH

menanam cabe,bibit cabe,bertani cabe


CARA MENANAM CABE DENGAN MUDAH DAN CEPAT BERBUAH CUKUP BEBERAPA LANGKAH

Cabe adalah salah satu bumbu dapur yang hampir selalu ada disetiap masakan orang Indonesia. Ini dikerenakan secara garis besar masyarakat indonesia pencinta rasa pedas, sebagai contoh dengan memakan gorengan saja pelengkapnya adalah cebe. Kerana sebab inilah kenapa stiap kali harga cabe naik makan akan terjadi kehebohan dalam masyarakat khususnya golongan ibu rumah tangga.
Di Indonesia banyak sekali jenis jenis cabe yang di tanam oleh petani cabe (pertanian cabe) seperti cabe rawit, cabe merah besar, cabe keriting, cabe gendot, cebe setan, cabe jalapeno, cabe kathur dan masih banyak lagi jenis jenis cabe lainnya. Kembali ke kehebohan di kalangan ibu rumah tangga, harga cabe yang sering mengalami naik turun atau fluktuasi ini disebabkan oleh faktor alam seperti cuaca, serangan hama ataupun disebabkan oleh indusri restoran, cafe, hotel dll yang seringkali membeli cabe dalam skala besar dan menyebabkan kelangkaan cabe di kalangan masyarakat. Dan sperti yang kita ketahui dengan permintaan yang tinggi tanpa diimbangi pasokan cabe maka harga cabe pasti akan meroket atau naik tinggi.
Dengan harga cabe yang meroket maka anda yang dalam memasak menggunakan cabe dalam jumlah besar pasti akan menjadi masalah tersendiri dan pastinya anda harus mencari solusi untuk berhemat namun kebutuhan cabe dalam memasak masih tetap tercukupi. Jadi sosuli untuk masalah ini adalah dengan budidaya cabai atau bertani cabe. Bagi anda yang ada di kawasan perkotaan tidak perlu kuatir karena cara tanam cabe dapat juga ditanam didalam pot atau polibag. Dan cara menanam cabe tidak begitu sulit. Langkah langkah cara menanam cabe di pot sebagai berikut

CARA MENANAM CABE DENGAN MUDAH DAN CEPAT BERBUAH BEBERAPA LANGKAH

1.         Bibit cabe
Bibit cabe  adalah langkah awal yang harus disiapkan untuk memulai menanam cabe. Memilih bibit cabe unggul sangat di perlukan guna menghasilkan pertumbuhan yang maksimal. Bibit cabe dapat berasal dari bibit yang dijual di pasar pertanian cabe atau juga bisa didapat dari cabe yang telah matang. Untuk bibit cabe yang berasal dari cabe matang kami sarankan untuk memilih cabe yang pertumbuhannya maksimal ( besar dan sehat ) serta yang benar benar matang selanjutnya cabe tersebut dikupas dikeluarkan bijinya lalu di jemur sampai kering.
2.         Menyiapkan media semai bibit cabe
Media semai bibit cabe harus disiapkan terlebih dahulu setelah bibit cabe atau biji cabe siap disemai. Media semai bibit cabe ini harus diperhatikan masalah kecukupan pupuknya. Dengan media semai yang cukup dengan pupuk maka nantinya bibit bibit cabe akan tumbuh dengan cepat dan sehat. Untuk perbandingan pupuk dengan tanah anda dan menggunakan perbandingan 1:1 pupuk yang paling kami anjurkan adalah pupuk kandang
3.         Menyebai bibit cabe
Ketika bibit cabe dan media semai telah siap maka langkah berikutnya adalah penyemaian. Anda dapat menggunakan polybag sebagai tempat media penyemaiannya cara penyemain yang simpel sebagai berikut
·         Masukkan media tanah yang telah tecampur dengan pupuk tadi kedalam polybag (sisakan sedikit tanah untuk nantinya sebagai penutup bibit cabe)
·         Kemudian tabur secara merata bibit cabe atau biji cabe yang telah di siapkan ( kering )
·         Taburkan sisa media tanah yang sebelumnya telah disisikan sebelum untuk menutup bibit cabe ( tabur titis tipis saja yang penting merata dan tertutup semua )
·         Siram dengan hati hati sampai semua media tanah benar benar basah, penyimaran cukup dilakukan 1 kali sehari
·         Bila memungkinkan letakkan polybag ini di tempat yang terkena sinar matahari pagi, namun bila musim penghujan letakkan di tempat yang tidak terkena hujan secara langsung
·         Siram secara rutin maka dalam 5 hari akan mulai terlihat pertumbuhan bibit cabe anda.

4.         Menanam cabe
Menanam cabe dapat anda lakukan setelah kurang lebih 4 minggu terhitung dari mulai berkecambah. Atau kurang lebih dengan ketinggian 10 cm. Pindahkan bibit cabe ini kelahan yang telah disiapkan. Pastikan lahan yang akan digunakan untuk menanam cabe ini telah dipersiapkan dengan benar mulai dari penggemburan lahan, pembersihan gulma serta ketersediaan pupuknya
Dan bagi anda yang berada di kawasan perkotaan atau dengan ketebatasan lahan maka anda dapat menanam cabe di dalam polybag. Pilihlah polybag dengan ukuran minimal berdiameter 30 cm atau dapat pula dengan memanfaatkan barang barang bekas seperti ember dll. Dalam menanam cabe  media yang dapat di gunakan adalah tanah, pupuk, dan sekam ( sekam mentah/arang sekam ) namun bila anda kesusahan dalam mencari sekam maka bisa menggunakan media tanah dan pupuk saja dan gunakan kembali perbandingan 1:1
Sebagai catatan saat pemindahan dari polybag penyemaian ke tempat penanaman di harap berhati hati jangan sampai terlalu banyak merusak perakaran bibit cabe tersebut
5.         Pupuk cabe
Pemupukan tanaman cabe dilakukan secara bertahap namun rutin agar perkembangan cabe dapat maksimal dan cepat berbuah. Pemupukan bisa anda lakukan 10 hari sekali atau bisa dilihat bila pertumbuhan mulai melambat maka harus segera di pupuk
6.         Perawatan cabe
Perawatan cabe di lakukan seperti menyirami, membersihkan gulma atau tanaman yang mengganggu seperti rumput dll, dengan perawatan yang baik maka dalam 40 hari cabe akan mulai berbunga dan pada akhirnya kan berbuah. Dengan catatan 40 hari ini pertumbuhan tanaman cabe ini tumbuh dengan baik
7.         Panen
Panen dapat anda lakukan ketika buah atau cabe mulai tua atau matang, jika dengan pertumbuhan yang baik maka sekita dua stengah bulan cabe akan siap dipanen. Dan utntu yang menanam di perumahan maka anda akan mempunyai persedianan cabe yang segar setiap harinya
Bagaimana apakah anda tertarik untuk mananam cebe?

Sabtu, 06 Oktober 2018

KOPI JEPARA DARI KAWASAN PEGUNUNGAN MURIA JEPARA


KOPI JEPARA DARI KAWASAN PEGUNUNGAN MURIA JEPARA

KOPI JEPARA DARI KAWASAN PEGUNUNGAN MURIA JEPARA

Jepara termasuk kabupaten di Jawa Tengah yang sebagian wilayahnya berada di lereng pegunungan tepatnya di lereng gunung muria, yang mana daerah tersebut sebagian besar lahannya dimanfaatkan sebagai lahan tanaman kopi yang hasilnya biasa disebut kopi jepara  atau kopi muria jepara. Gunung muria sendiri merupakan kelompok gunung api sekunder yang sudah tidak aktif. Disamping batu batuan vulkanik yang tidak mudah lapuk, batuan induk tanah di lereng muria juga terdiri atas kapur dengan agregat pasir dan debu vulkanik ynag subur, kaya kalsium, magnesium dan besi. Oleh sebab itu, kopi jepara memiliki mutu yang tinggi, karena ketersediaan unsur hara dan mineral dan kualitasnya juga tidak kalah dari kopi kopi lain di jawa tengah.

KOPI JEPARA DAN PELUANG PASAR

Peluang komoditas kopi jepara untuk memasuki pasar kopi baik domestik maupun internasional masih terbuka lebar, karena kopi jepara memiliki karakter yang khas terutama dari segi citarasanya. Dengan terbukanya peluang pasar tersebut, pengembangan potensi komoditas kopi di beberapa sentral produksi perlu dilakukan guna meningkatkan kuantitas produsi dan mutu kopi sebagai langkah membidik pasar potensial. Tanaman kopi sebagai komoditas unggulan perkebunan di Jepara, juga dapat menyediakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan petani, sehingga menjadikannya sebagai komoditas perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian rakyat di Kabupaten Jepara. Kabupaten Jepara juga menjadi salah satu sentral kopi dan sasaram program pengembangandi Jawa Tengah.

POTENSI KOPI JEPARA

Sebagai daerah yang di dukung dengan agroklimat dan kesesuaian lahan, jepara memiliki potensi untuk mengembangkan kopi dengan aroma dan citarasa khas yang mampu menjadi brand image sesuai dengan indikasi geografisnya. Di Jepara juga masih tersedian lahan untuk perluasan areal tanaman kopi, baik Robusta dan Arabika di kawan lerneg gunung muria. Dari sudut persaingan pasar, brand iamge ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Saat ini kopi jepara tidak hanya berupa biji kering ( ose / green bean ), tetapi juga sudah berupa biji sangrai ( roasted bean ) maupun berupa bubuk kopi. Berkembangnya beragam produk kopi Jepara sejalan dengan meningkatnya aktivitas usaha agribisnis kopi sejak dari usaha budidaya, panen, pasca panen dan pengolahan hasil.
Karakteristik citarasa kopi Jepara dapat di deskripsikan sebagai berikut :
-            Fragrance chocolatey
-            Aroma chocolate
-            Body sedang
-            Full balanced


Luas areal pertanaman kopi rakyat di Jepara sekitar 2.429,08 hektar. Produksi kopi rakyat Jepara mencapai 919,012 ton, dengan produktifitas 554 kg / hektar. Daerah penghasil kopi tersebar di beberapa kecamatan, yaitu sebagai berikut :

Tabel 1. Luas tanaman dan produksi kopi robusta di kabupaten jepara

No
Kecamatan
Luas tanaman
(Ha)
Luas tanaman menhasilkan (Ha)
Produksi
(Ton)
1
Mayong
52,85
27,36
10,81
2
Nalumsari
51,77
22,71
6,81
3
Batealit
85,59
81,93
33,43
4
Kedung
5,50
5,50
1,65
5
Tahunan
10,96
4,70
1,25
6
Pencangaan
1,40
1,00
0,50
7
Pakis Aji
156,76
71,77
31,22
8
Bangsri
202,90
160,50
65,16
9
Kembang
548,44
345,00
58,70
10
Keling
1.308,91
933,66
606,88
Total
2.425,08
1.654,13
916,41


Tabel 2. Luas tanaman dan produsi kopi Arabika di Kabupaten Jepara menurut kecamatan

No
Kecamatan
Luas tanaman
(Ha)
Luas tanaman menhasilkan (Ha)
Produksi
(Ton)
1
Keling
14,00
6,5
2,60
Total
14,00
6,5
2,60

Tabel 1. Dan tabel 2. Menunjukkan bahwa Kecamatan Keling dan Kecamatan Kembang merupakan sentral tanaman kopi rakyat yang paling luas diantra kecamatan lainnya. Selain kopi Robusta, 3 tahun terakhir juga sudah mulai berkembang kopi arabika di Desa Tempur pada lahan dengan ketinggian di atas 1000 mdpl dan sebagian tanaman kopi seluas 6,5 hektar sudah mulai berproduksi
Sumber : leflet Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Jepara